Pilih Usaha Rumahan Ibu Rumah Tangga daripada Curhat

Pilih Usaha Rumahan Ibu Rumah Tangga daripada Curhat

Tahukah Anda, sudah lima belas tahun berlalu sejak sosial media pertama didirikan. Dan semenjak itu sudah banyak pula sosial media lain yang menyusul bermunculan. Sudah pasti dengan banyaknya sosial media yang berlomba-lomba merajai dunia maya, kegiatan mencurahkan hati alias curhat tentang kehidupan pribadi menjadi tak terelakkan.

Kegiatan tersebut biasa dilakukan oleh banyak orang dari berbagai macam kalangan dan rentang usia. Frekuensi curhatnya pun bisa macam-macam. Mulai dari yang cukup jarang dan tidak terlalu blak-blakan sampai yang update tiap jam mengeluhkan semuanya, ada. Pada tulisan kali ini, saya akan membahas apa saja curhatan di sosial media yang tanpa sadar justru merugikan kita.

Curhat Soal Cinta

Jangan dikira hanya ABG saja yang gemar mencurahkan hati mengenai urusan cinta di sosial media. Orang-orang yang sudah menikah pun banyak yang curhat tentang pasangannya. Jenis curhat ini paling banyak ditemukan. Setiap hari bahkan setiap beberapa jam pasti ada. Misalnya:

curhat cinta“Katanya cinta buta, tapi kok bisa bedain antara mobil dan motor?”
“Ya Tuhan kuatkan aku menghadapi dia.”
“Jodohku ke mana ya?”
“Nguli dulu untuk membahagiakan dia.”

Bagaimana perasaan Anda jika setiap membuka sosial media yang Anda temukan adalah curhatan seperti itu? Padahal, curhat tentang hal-hal semacam itu tidak akan membawa manfaat, tidak membuat makin sejahtera, dan tidak akan membuat jodoh turun dari langit.

Curhat Soal Karir dan Keuangan

Ini juga topik curhat yang mudah ditemukan di sosial media. Sebab pengguna sosial media hanya terbagi menjadi dua jenis dalam hal ini, yaitu kerja dan tidak kerja. Otomatis yang kerja punya uang entah itu banyak atau sedikit, dan yang tidak kerja hanya menggantungkan hidup pada orang lain. Jenis-jenis curhatan yang umum ditemui misalnya:

“Duh, kemarin baru gajian sekarang sudah kanker (kantong kering) lagi.”
“Kapan ya bisa punya… (menyebutkan suatu barang tertentu yang diinginkan).”
“Lembur lagi, lembur lagi.”
Dan masih banyak yang lainnya. Itu hanya sekedar contoh saja. Tapi teman-teman pasti pernah membuat atau menemukannya beberapa kali saat membuka sosial media.

Daripada Curhat, Usaha Rumahan Bisa jadi Jawaban

usaha rumahan online
Daripada seperti itu, akan lebih baik jika sosial media Anda jadikan sebagai sarana untuk bisnis misalnya usaha rumahan ibu rumah tangga. Apalagi untuk menjalankan bisnis online kebanyakan fitur pendukungnya gratis.

Seperti usaha rumahan ibu rumah tangga yaitu Moment yang saya jalani ini, hanya perlu modal (ya semua bisnis perlu modal) minimal 1,6 juta, smartphone, dan internet. Hanya dengan itu saja saya bisa mendapatkan hingga jutaan perharinya. Hidup yang sejahtera akan mengurangi keinginan untuk curhat negatif, sebab apalah yang mau diceritakan kecuali urusan bisnis?

Ellyana
081215500444
5ECDDDB0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *