Bebas Nyeri Haid dengan Moment Softly

Bebas Nyeri Haid dengan Moment Softly

Aktifitas para wanita sering sekali terganggu akibat haid atau datang bulan. Sakit dan nyeri yang ditimbulkan membuat para wanita tak bisa beraktifitas dengan maksimal dan baik, terkadang membuat aktivitasnya terhenti sama sekali. Bagi para wanita, nyeri pada saat haid (menstruasi/datang bulan) adalah suatu masalah yang terkadang sangat menyiksa. Ada dua kategori nyeri haid yang harus wanita ketahui, yaitu:

  1. Nyeri haid primer
    Nyeri haid primer merupakan nyeri haid yang normal dan terjadi karena kontraksi otot rahim sebagai akibat dari hormon prostaglandin. Ciri-ciri nyeri haid normal:

    • Nyeri yang dirasakan biasanya satu atau dua hari sebelum haid datang atau saat haid hari pertama.
    • Nyeri yang dirasakan berada di perut bagian bawah, pinggang, atau di bagian paha.
    • Sifat nyeri mulai dari ringan sampai berat, yang bertahan selama 12 sampai 72 jam paling lama.
    • Gejala nyeri disertai keluhan mual, muntah, lemas, dan diare.
  2. Nyeri haid sekunder
    Nyeri haid sekunder biasanya baru timbul di kemudian hari setelah haid hari pertama. Nyeri haid ini dapat disebabkan oleh beberapa penyakit atau kelainan di organ reproduksi. Ciri-ciri nyeri haid yang tidak normal:

    • Nyeri yang dirasakan lebih sakit dibandingkan nyeri kram perut biasa.
    • Nyeri terkadang tidak berkurang meskipun haid telah selesai.
    • Nyeri yang dirasakan tidak disertai dengan gejala mual dan muntah.

Penyebab Nyeri Haid yang Tidak Normal

Gangguan yang menyebabkan nyeri haid sekunder dapat berupa:

  • Endometriosis: terjadi ketika sel-sel yang menyelubungi rahim mulai tumbuh di luar rahim, seperti ovarium atau tuba falopi. Sel ini menyebabkan rasa sakit yang hebat ketika meluruh.
  • Radang panggul: infeksi yang bisa mengakibatkan inflamasi pada rahim, ovarium, dan tuba falopi.
  • Adenomiosis: jaringan lapisan paling dalam rahim mulai tumbuh ke dalam dinding otot rahim sehingga menimbulkan nyeri saat haid.
  • Fibroid: tumor yang tidak bersifat kanker di dalam rahim.
  • Intrauterine device (IUD): kontrasepsi yang ditempatkan dalam rahim ini terkadang dapat menyebabkan nyeri haid, terutama di masa awal pemasangan.
  • Stenosis leher rahim: pembukaan pada leher rahim beberapa wanita sangat kecil sehingga membatasi aliran darah untuk keluar saat haid. Kondisi ini menyebabkan tekanan pada rahim yang mengakibatkan nyeri.

Cara Mengatasi Nyeri Haid

Nyeri haid baik primer maupun sekunder memang sangat mengganggu, tetapi bisa disiati dan dikurangi rasa sakitnya agar jangan sampai mengganggu hari- hari kamu. Untuk mengurangi nyeri haid kamu bisa lakukan hal di bawah ini.

  1. Olahraga teratur, serta upayakan BAB Anda lancar setiap harinya.
  2. Saat terjadi nyeri, Anda bisa mengompres bagian yang nyeri menggunakan sesuatu yang hangat.
  3. Senantiasa jaga kebersihan organ kewanitaan Anda.
  4. Saat menstruasi, gunakannlah pembalut yang tepat.
  5. Ganti pembalut secara rutin 2 – 6 kali sehari.

set-moment-softly

Untuk pilihan pembalut yang tepat, Anda bisa mencoba produk baru dari Moment, yaitu Pembalut Herbal Moment Softly. Dengan sensasi kesegaran saat pertama kali menggunakan, Anda sudah bisa merasakan kenyamanan saat beraktifitas setiap hari. Kandungan Borneol pada Pembalut Herbal Moment softly mampu mengurangi rasa nyeri dan kaku yang ditimbulkan oleh haid. Tidak hanya itu, Moment Softly juga memiliki kelebihan lain di antaranya:

borneol-slide

  • Memiliki daya serap yang tinggi.
  • Memiliki elastisitas tinggi.
  • Proses produksinya lebih higienis, lebih efektif, dan efisien.
  • Mengandung bahan-bahan herbal yang memiliki khasiat yang luar biasa. Untuk Membantu kesehatan masalah organ kewanitaan (daerah mulut rahim).
  • Meningkatkan energi dari dalam tubuh sehingga tidak mudah lelah.
Dengan Pembalut Herbal Moment Softly, gangguan pada saat haid jadi teratasi, Anda akan lebih leluasa dan bebas untuk beraktifitas seharian.

Ellyana
081 215 500 444
5ECDDDB0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *